Selasa, 25 Februari 2014

BIOTEKNOLOGI



     BIOTEKNOLOGI

PENGANTAR
      
       Bioteknologi adalah ilmu terapan yang mempelajari prinsip-prinsip ilmiah dengan menggunakan mikroorganisme atau bagian organisme untuk menghasilkan suatu produk yang digunakan untuk kepentingan manusia
       Bioteknologi melibatkan berbagai disiplin ilmu seperti mikrobiologi, kimia, biokimia, genetika, biologi sel, biologi molekuler dan teknik kimia.
       Bioteknologi telah dikembangkan di dalam berbagai bidang misalnya pengolahan makanan, bidang kesehatan, pertanian, peternakan, energi bahkan rekayasa genetika.
Secara umum bioteknologi dibedakan menjadi bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern.
       Bioteknologi bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia. Namun bioteknologi juga memiliki dampak positif dan dampak negatif yang harus dipertimbangkajn sebelum dimanfaatkan secara luas untuk kepentingan manusia.






PERBEDAAN BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL DENGAN BIOTEKNOLOGI MODERN
Konvensional

1. Dilakukan secara sederhana (teknologi sederhana)
2. Prinip fermentasi.
3.Peralatan mudah dan murah
4.  dilakukan masyarakat  secara umum
5. produk banyak dan terkenal
6. hasil banyak
7. tidak menggunakkan prinsip ilmiah

Modern
 
1. Dilakukan secara canggih ( teknologi rumit)
2. menggunakkan rekayasa gen
3. peralatan mahal dan susah
4. dilakukan oleh ilmuwan
5. Produk terbatas dan tidak terkenal
6. Produk sedikit
7. Menggunakkan prinsip ilmiah melalui penelitian.
CONTOH PRODUK BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL
       Tempe, oncom, tape, tuak, kecap, yoghurt, taooco, brem, cuka, roti, bir, nata de
           coco, mentega, keju, asinan, dll

CONTOH PRODUK BIOTEKNOLOGI MODERN
       Vaksin, asam amino, obat, antibiotik, pengolahan limbah, pembasmian hama,
           pemisahan logam, tanaman transgenik, dll.

MANFAAT BIOTEKNOLOGI DALAM BIDANG MAKANAN

    1. Protein Sel Tunggal ( SCP= Single Cell Protein) : bahan makanan yg berasal dari  
        mikroorganisme,
cth: Spirullina dan Chlorella --- > untuk makanan suplemen
              Saccharomyces cerevisiae dan Candida utilus --- > protein dengan
                  kandungan asam nukleat tinggi
    2. Melalui proses fermentasi ( peragian ) --- > menggunakan khamir (ragi), kapang
        (jamur) dan  bakteri (kefir),
        Keuntungan : nilai gizi lebih tinggi, cita rasa dan aroma lebih enak dan menarik,   
                    produk lebih awet. misalnya :

Bahan Baku
Mikroorganisme
Produk
Susu
Lactobacillus lactis
Lactobacillus vulgaris
Streptococcus sp
Keju

Lactobacillus bulgarius
Streptococcus thermophillus
Yoghurt

Streptococcus lactis
Streptococcus diasetilactis
Lectonostoceremoris
Mentega
Kedelai
Rhizopus oligosporus
Rhizopus stolonifer
Rhizopus clamydosporus
Rhizopus oryzae
Tempe
Aspergillus wentii
Aspergillus oryzae
Aspergillus soyae
Kecap
Singkong
Saccharomyces cerevisiae
Tape singkong
Beras Ketan
Rhizopus oryzae
Saccharomyces verdemanli
Chlamydomyces oryzae
Brem
Saccharomyces cerevisiae
Tape ketan
Air Kelapa
Acetobacter xylinum
Nata de coco
Ampas tahu/ bungkil kacang/ bungkil jagung
Neurospora ( Monilia) sitophyla
Oncom
Gandum
Saccharomyces cerevisiae
Roti, Bir, Anggur







MANFAAT BIOTEKNOLOGI DALAM BIDANG KESEHATAN
       1. Antibiotik : senyawa organik yang dihasilkan oleh suatu mikroorganisme yang dapat
                                  menghambat atau mematikan mikroorganisme lain (bakteri penyebab
                                  penyakit)
            contoh antibiotik :
a. Pinisilin : dihasilkan oleh Penicillium notatum dan Penicillium chrysogenum
b. Streptomisin : dihasilkan oleh kapang Streptomyces griseus, untuk mengobati
                          TBC
c. Sefalosporin : dihasilkan oleh Cephalosporium acremonium, untuk radang paru-
                           paru
       2. Pembuatan vaksin, misalnya : vaksin DPT, vaksin rabies, vaksin BCG, vaksin TCD,
                vaksin hepatitis
       3. Pembuatan hormon, misalnya hormon insulin dan hormon pertumbuhan

MANFAAT BIOTEKNOLOGI DALAM BIDANG PERTANIAN
       1. Tanaman transgenik : tanaman yang gennya sudah direkayasa dengan
               mentransfer gen asing ke dalam tanaman tersebut
            Contoh : jagung Bt, kapas Bt, kentang, tomat, pepaya
       2. Bakteri Rhizobium dan Azotobacter --- > dapat mengikat nitrogen dari udara
       3. Bacillus thuringiensi --- > membasmi ulat hama tanaman (Biological control)
       4. Bakteri minus es --- > meniadakan pembentukan es pada tanaman selama musim
                                                   dingin
5. Kultur jaringan : adalah membiakkan bagian tanaman yang ditumbuhkan dalam media
                              buatan sehingga tumbuh menjadi tuanaman sempurna
    Keuntungan kultur jaringan :
              a. menghasilkan tanaman baru yg banyak dlm waktu singkat
              b. menghasilkan tanamn baru yg persis sama induk
              c. tanaman baru bebas hama dan penyakit
              d. dapat untuk konservasi tumbuhan langka
          Contoh : anggrek, kelapa sawit, wortel, jati mas, cendana, sawi, paprika, melon dll
       6. Hidroponik : adalah suatu cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai
                                    media penanaman
    Keuntungan hidroponik :
              a. tidak tergantung tempat dan musim
              b. hemat pupuk
              c. bebas hama, penyakit dan gulma dari tanah
              d. kualitas buah dan tanaman lebih baik
           Contoh : tanaman hias, melon, tomat, bayam, sawi, kangkung dll
       7. Aeroponik : adalah suatu cara bercocok tanam tanpa menggunakan media
                                   (menggantung)
                Kelebihan aeroponik ;akar lebih banyak menyerap oksigen sehingga meningkatkan
                                 metabolisme dan kecepatan pertumbuhan tanaman
           Contoh : miana, bayam merah, selada, sawi, caysim, kalian, kangkung, dll

MANFAAT BIOTEKNOLOGI DALAM BIDANG PETERNAKAN
1.  Hormon pertumbuhan sapi (BGH= Bovine Growth Hormone), direkayasa dar4i
     bakteri yang jika diinjeksikan pada hewan akan mendorong pertumbuhan  
                meningkatkan produksi air susu sampai 20 %

MANFAAT BIOTEKNOLOGI DALAM BIDANG ENERGI
       1. Gas Bio ( metana) dibuat dalam fase anaerob dalam fermentasi limbah kotoran
                makhluk hidup. Pada fase anaerob akan dihasilkan gas metana yang dibakar dan
                digunakan untuk bahan bakar
       2. Gasohol dihasilkan dari fermentasi kapang terhadap gula tebu yang melimpah.
                Gasohol bersifat murah, dapat diperbarui dan tidak menimbulkan polusi








REKAYASA GENETIKA

5 macam produk rekayasa genetika dan fungsinya :

1. Hormon Insulin ; menurunkan kadar gula dalam darah penderita diabetes,
    semula dari sapi/babi (banyak yang alergi), direkayasa dari DNA bakteri +
    hormone insulin manusia
Scan 2










      












































2.  Vaksin hepatitis ; untuk mencegah penyakit hepatitis (radang hati), semula dari  
darah penderita, direkayasa dari gen selubung protein virus
Scan 1
















3.  Interferon ; protein tubuh untuk memecah dan mencegah virus berlipat ganda,
                             semula dari sel darah putih, direkayasa dengan bakteri Echerecia coli
Scan 3









      




4. Antibodi Monoklonal ; antibodi murni yang diperoleh dari penggabungan sel limfosit   
    dengan sel yang terkena penyakit. Fungsi : pengobatan penyakit kanker, keracunan,  
    mengetahui kehamilan.
Scan 4






      

















5. Penggabungan Protoplasma ; bermanfaat dalam pertanian untuk menghasilkan
    tanaman hibrida yg memiliki sifat baru dan untuk mengatasi penyakit tanaman.
Scan 5








                         TAHAP AWAL                TAHAP AKHIR


DAMPAK – DAMPAK BIOTEKNOLOGI

1. Dampak positif penerapan bioteknologi ;
              a. sebagai sumber penghasilan masyarakat
              b. untuk kesejahteraan hidup manusia
              c. untuk kesehatan tubuh manusia

2. Dampak negatif penerapan bioteknologi ;
              1). Terhadap lingkungan :
                     a. munculnya gulma super, karena tanaman transgenic tahan   
                                    herbisida
                     b. munculnya hama super
                     c. penggunaan pestisida meningkat --- > pencemaran
                     d. penyusutan  keanekaragaman hayati
                     e. mengkontaminasi tanaman organic melalui penyerbukan

              2). Terhadap kesehatan :
                     a. gen yg disisipkan dapat menyerang sel manusia
                     b. mengakibatkan resistensi terhadap antibiotic tertentu
                     c. penurunan kandungan gizi peningkatan racun dlm tanaman
                                        transgenic
                     d. alergi


              3). Terhadap sosisl ekonomi ;
                     a. Dapat merugikan petani kecil, Penggunaan hormone pertumbuhan sapi
                                        (BGH) dapat meningkatkan produksi susu sampai 20 % hingga dapat
                                        menggusur peternak kecil, dengan demikian dapat menimbulkan
                                        kesenjangan ekonomi
b. Tersingkirnya tanaman asli dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi 
    tembakau, coklat, kopi, kelapa, vanili, ginseng dan opium akan dapat
    dihasilkan melalui modifikasi genetika tanaman lain

              4). Terhadap etika :
                     a. Menyisipkan gen makhluk hidup lain yang tidak berkerabat dianggap
                                        melanggar hukum alam dan sulit diterima masyarakat
                  misal : pemindahan gen manusia ke hewan, pemindahan gen
                            hewan – ke hewan
              b. bahan pangan transgenik yang tidak berlebel juga membawa
    konsekuensi bagi penganut agama tertentu
      





Tidak ada komentar:

Posting Komentar